Senin, 14 Februari 2011

Cara Mengatasi Susah Tidur Malam Atau Insomnia

Aktifitas kita yang padat memang terkadang memakan waktu tidur, terlebih lagi seorang blogger pemula seperti saya yang hanya dapat memanfaatkan waktu malam hari ngeblog.
Sehingga waktu untuk tidur jadi berkurang bahkan cenderung tidak teratur. Nah ketidakteraturan inilh awal mula dari sulit tidur. Tetapi masalah sulit tidur ini tidak berpenganruh pada mereka yang mudah sekali tidur.
Berikut:

Cara Mengatasi Susah Tidur Malam Atau Insomnia
1. Mula-mula tentukan waktu tidur dan bangun secara teratur. Tidur pada saat yang berubah-ubah akan membuat badan dalam kondisi siaga. Akibatnya tubuh selalu dalam keadaan tegang. Jika sudh di tentukan saat tidur dan bangun, seyogyanya dipatuhi.
2. Apabila seseorang sulit tidur, tidak dianjurkan tidur pada siang hari. Tidur di siang hari akan mengurangi kebutuhan tidur di malam hari. Akibatnya pada malam hari tidur akan sering terjaga.
3. Tempat tidur seyogyanya hanya digunakan untuk tidur dan tidak di gunakan untuk kegiatan lain. Misalnya menonton TV, Menulis dan sebagainya.
4. Jangan menggunakan peralatan elektronik seperti ponsel menjelan tidur.
5. Latihan olahraga dapat membantu mengatasi sulit tidur. Lakukan olah raga pada sore hari atau setelah matahari terbenam.
6. Hindari makanan minuman tertentu seperi makanan manis sebaiknya dihindari menjelang tidur, demikian pula minuman yang mengandung alkohol, teh serta kopi.
7. Dianjurkan mandi air hangat dan minum susu hangat menjelang tidur dan kecilkan lampu atau padamkan lampu penerangan di kamar.
Semoga “Cara Mengatasi Susah Tidur Malam Atau Insomnia“ ini dapat bermanfaat bagi anda sekalian

Awali Hari Anda dengan Sarapan

Pagi hari yang sibuk adalah hal biasa yang dialami oleh para karyawan khususnya di daerah perkotaan. Lalu lintas yang macet membuat sedikit waktu adalah hal berharga agar tidak terlambat sampai di kantor. Akibatnya, karena tergesa-gesa, banyak orang yang pergi ke kantor tanpa sarapan. Ada beberapa alasan mengapa seseorang tidak memulai harinya dengan sarapan. Atau ada juga yang menganggap makan pagi atau sarapan kurang penting, bahkan merupakan salah satu cara untuk mengurangi berat badan dengan mengurangi masuknya makanan di pagi hari. Sebenarnya, apakah memang penting untuk mengawali hari dengan sarapan? Bagaimana menyiasati agar Anda dapat secara rutin melakukan sarapan? Apa menu sarapan yang sehat untuk tubuh?
Manfaat Sarapan
Sarapan atau makan pagi penting untuk dilakukan. Alasannya karena saat tidur selama kurang lebih 8 jam tubuh kita tidak ada makanan yang masuk dalam tubuh sedangkan aktivitas seperti bernafas, bergerak atau aktivitas ringan lain tetap berjalan. Akibatnya kadar gula dalam tubuh sangat rendah. Sedangkan pagi hari aktivitas fisik mulai berjalan, seperti melakukan perjalanan ke kantor, berpikir atau perlunya konsentrasi agar dapat melakukan kegiatan dengan baik. Semua ini memerlukan adanya energi dan energi didapatkan dari makanan yang disantap.
Dengan menyantap makanan yang baik, akan membuat tubuh akan merasa kenyang dan akan membangkitkan semangat untuk melakukan aktivitas. Anda tidak akan merasa lesu atau disibukkan oleh perut yang kelaparan. Sarapan yang sehat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Secara emosi, sarapan dapat menjadi tempat berkumpulnya seluruh anggota keluarga, saling bercerita, berkomunikasi dan mendekatkan diri secara emosi. Ini merupakan hal yang baik untuk menciptakan keluarga yang harmonis.

Proses Kimia Pencucian Film Hitam-Putih

Hidrokuinon (C6H6O2) merupakan senyawa turunan benzene yang mampu mereduksi ion perak menjadi logam perak. Sifat ini dijadikan dasar bagi proses cuci cetak film hitam-putih. Film hitam-putih maupun kertas foto yang mengandung pratikel-pratikel perak bromida (AgBr) yang tersebar pada lapisan tipis film/kertas foto. Apabila film pada kamera digunakan dan terkena cahaya, akan terjadi reaksi:

AgBr → AgBr*

*menunjukkan AgBr tereksitasi oleh cahaya.
Ketika film tersebut dicelupkan ke dalam larutan pencuci yang mengandung hidrokuinon, akan terjadi reaksi :

2AgBr*(s) + C6H6O2(aq) 2Ag(s) + 2HBr(aq) + C6H4O2(aq)

Setelah pencucian selesai, film berubah menjadi klise yang siap dicetak dalam berbagai ukuran

Motivation's Today

HIDUP MEMERLUKAN
PENGORBANAN
PENGORBANAN MEMERLUKAN
PERJUANGAN
PERJUANGAN MEMERLUKAN
KETABAHAN
KETABAHAN MEMERLUKAN
KEYAKINAN
KEYAKINAN YANG MENENTUKAN
KEJAYAAN
KEJAYAAN YANG AKAN MENENTUKAN
KEBAHAGIAAN

Minggu, 13 Februari 2011

Harapan Utama Orangtua Terhadap Anak-anaknya


1. Tumbuh Dewasa dan Menjadi Orang yang Beriman

Patut kita renungkan dan kita pertanyakan kepada diri kita sendiri apabila kita tidak memiliki keinginan dan harapan seperti itu. Sungguh, orangtua akan jauh lebih bangga saat anaknya menjadi pejabat, menjadi pimpinan perusahaan, menjadi pengusaha dan orang sukses atau hebat lainnya, tetapi sekaligus juga menjadi orang yang soleh. Ini harus disampaikan dan dijadikan pedoman utama bagi kita agar tidak kehilangan arah dalam mencapai tujuan hidup setelah dewasa kelak. Tidak sedikit mereka yang masa kanak-kanaknya rajin beribadat, patuh dan taat kepada orangtua, tetapi kemudian akibat pengaruh lingkungan ataupun semakin lemahnya pengawasan orangtua, malah tumbuh berbelok menjadi orang yang sebaliknya. Hal ini mungkin tidak akan terjadi manakala kita sudah memiliki pedoman yang pasti tentang harus seperti apa mereka setelah menjadi dewasa nanti. Dan inipun menjadi sebuah pertanyaan bagi diri kita sendiri, sudahkah ita menjadi anak yang beriman seperti yang diharapkan orangtua kita ? atau jangan-jangan malah kita sendiri belum tahu, seperti apakah orang yang beriman itu ? dan akan lebih mengerikan lagi apabila kita tidak atau belum memiliki sedikitpun keinginan untuk menjadi orang yang beriman.

2. Hidup Sehat & Bahagia

Harapan kedua dari orangtua adalah anak-anaknya selalu dalam kondisi sehat dan hidup dalam kebahagiaan. Itulah mengapa banyak orangtua yang rewel dan gelisah manakala si kecilnya sulit makan, sulit disuruh tidur siang, sulit minum susu, dan sulit-sulit lainnya. Hal itu pulalah yang menyebabkan orangtua selalu menginginkan anak-anaknya masuk rangking di sekolah, mengikuti berbagai kegiatan, mengikuti berbagai les, belajar berbagai keterampilan, dan sebagainya yang diharapkan akan menjadi bekal di masa depannya. Hanya saja pertanyaan selanjutnya adalah, apakah hal itu harus dipaksanakan ?
Tidak sedikit orangtua yang memaksa anak untuk makan, tidur siang, minum susu, vitamin dan sebagainya hanya karena ingin anaknya terlihat gemuk padahal mereka sebenarnya sudah sehat. Tidak sedikit pula orangtua yang memaksa anaknya untuk ikut les berbagai pelajaran, mengikuti berbagai kegiatan, mengikuti kursus berbagai keterampilan, padahal sebenarnya belum urgent untuk anak-anak pada usia itu sehingga menjadikan anak malah merasa tersiksa menjalaniya. Tentu hal ini harus kita kaji ulang kembali dan meluruskan pemahaman yang benar mengenai anak yang sehat dan hidup bahagia itu sendiri.

Untuk masalah kesehatan mungkin tidak sulit, karena banyak parameter-parameter yang dikeluarkan para ahli kesehatan mengenai seperti apa anak-anak yang sehat, yang kemudian bisa kita jadikan acuan perlu tidaknya kita memaksakan sesuatau dengan alasan demi kesehatan anak. Namun untuk kebahagiaan itu sendiri, setiap orang mungkin memiliki parameter yang berbeda, termasuk parameter bahagia yang ditetapkan orangtua terhadap anak. Sekiranya masih ada alternatif lain, sekiranya jalan yang akan ditempuh anak masih sedemikian panjang dimana segala sesutu hal masih sangat memungkinkan terjadi dalam proses pencapaian hidup bahagia itu, mengapa kita harus selalu memaksakan segala sesuatunya dengan alasan untuk kebahagiaan mereka ?

Mungkin hal yang benar-benar harus kita sadari dan kita camkan kepada anak-anak kita adalah bahwa kebahagiaan itu tidak hanya bisa diperoleh melalui uang atau materi atau pangkat dan jabatan. Diluar semua itu masih ada hal lain yang bisa membuat hidup lebih bahagia, yakni jiwa yang bersih, hati yang tentram, serta rasa syukur atas segala nikmat dan karunia-Nya. Benarkah demikian ? mari kita tanya diri kita, apakah anda akan bahagia dengan sepeda motor yang anda miliki manakala anda merasa iri melihat tetangga yang memiliki sebuah mobil ? Apakah anda bahagia dengan benda-benda mewah yang ada di rumah anda manakala setiap saat hati anda gelisah karena takut didatangi perampok ? Apakah anda bahagia dengan uang ratusan juta rupiah yang anda miliki tetapi seminggu sekali anda harus cuci darah ?

Intinya uang, materi, pangkat, jabatan, dan sejenisnya memang bisa membuat hidup bahagia selama itu bisa memberikan jiwa yang bersih, hati yang tentram, dan selalu kita syukuri. ; akan tetapi di sisi lain, tanpa uang, materi, pangkat, jabatan dan sejenisnya, selama itu bisa membuat jiwa bersih, hati tentram, dan selalu bersyukur, itupun bisa membawa kebahagiaan yang hakiki. Tetapi tentu saja inipun jangan disalah artikan. Saya hanya sekedar ingin menekankan bahwa orientasi orangtua dalam membuat anak hidup bahagia seharusnya bukan lagi pada materi, pangkat ataupun jabatan, melainkan pada bagaimana agar anak kelak memiliki jiwa yang bersih, hati yang tentram, dan selalu mensyukuri segala nikmat yang diberikan-Nya.

3. Hidup Sejahtera & Mampu Menjadi Penolong bagi Orang Lain yang Masih Memerlukan


Tidak ada satupun orangtua yang ingin melihat anaknya hidup susah. Segala daya dan upaya dilakukan oleh orangtua agar anaknya kelak bisa hidup sejahtera. Dan orangtua akan merasa lebih bahagia, manakala kesejahteraan yang telah diraih anak-anaknya itu bisa pula dirasakan oleh mereka yang masih membutuhkannya dengan cara menolong menyisihkan sebagian dari harta yang dimilikinya. Semua orangtua pasti tidak menghendaki anaknya menjadi orang yang kikir dan bahil, yang tidak menyadari bahwa dari apa yang telah diperolehnya itu masih ada rejeki orang lain didalamnya yang harus disampaikan kepada yang berhak menerimanya.

Terlepas apakah seorang anak kelak akan menjadi seorang pejabat, seorang pimpinan perusahaan, seorang pengusaha sukses, atau hanya menjadi orang biasa, selama dia hidup sejahtera sanggup mencukupi kebutuhan diri dan keluarganya dan mampu menjadi penolong bagi kepentingan agama dan orang lain yang membutuhkannya, tentu itu akan sangat membahagiakan bagi orang tua.